SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Menurut informasi yang berhasil dihimpun oleh Borneonews, kebakaran di Teluk Dalam, Kelurahan MB Hilir, Kecamatan MB Ketapang, Sampit, pada Selasa (23/1/2018) sore itu sempat terdengar ledakan setelah adanya kobaran api.

Menurut Nico salah seorang warga yang juga rumahnya dilalap api mengatakan, api berasal dari rumah salah seorang warga yang akrab disapa Mang Di. Setelah api mulai membesar, terdengar suara ledakan dari rumah tersebut.

"Saya lagi santai di depan rumah, tiba-tiba ada api di rumah Mang Di. Tidak berapa lama terdengar suara ledakan dan aroma khas dari minyak tanah,"  Ucap Nico saat ditemui di TKP, Rabu (24/1/2018).

Mengetahui hal tersebut, dirinya pun berusaha melepas dan membawa tabung gas yang ada di dapur rumahnya menjauh agar tidak terjadi ledakkan selanjutnya. Setelah itu ia kembali masuk ke dalam rumah untuk enyelamatkan barang-barang berharga, saat ia mengevakuasi seorang diri lantaran orangtua nya sedang berkerja. Saat itu juga bagian belakang rumahnya sudah dijilat si Jago Merah. 

--page

"Saya langsung mengeluarkan tabung gas, dan menyelamatkan ijazah serta dokumen berharga lainnya. Hanya itu yang bisa saya selamatkan, itu juga saya sudah dijatuhi reruntuhan bangunan rumah yang terbakar," terang Nico.

Hanya berselang sepuluh menit, api sudah merambat kebeberapa banguna yang ada di sekitarnya. Warga yang bermukim disekitar lokasi berusaha mengevakuasi barang-barang milik mereka dan sebagian warga lainnya berusaha memadamkan api dengan alat seadanya.

Lantaran saat kebakaran cuaca sedang berangin, api pun cepat membesar. Hingga menghanguskan 10 bangunan yakni 7 rumah warga, 1 sekolah dasar, 1 tempat penampungan air bersih dan 1 mushola. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-5)