BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) bergerak cepat terhadap musibah kebakaran yang menghanguskan 10 buah bangunan di Taluk Dalam, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang yang terjadi pada Selasa (23/1/2018) sore.
Pemkab Kotim berencana akan menjadikan tempat lokasi kebakaran sebagai kawasan ruang terbuka hijau (RTH) untuk menghilangkan kekumuhan dan kepadatan rumah di daerah tersebut.
"Iya kita rencanakan untuk menjadikannya RTH, dengan catatan asalkan para korban mau direlokasi," ujar Sekda Kotim Halikinnor.
Halikin sendiri pada saat kejadian langsung turun ke lokasi kebakaran. Dia bertemu dengan para korban guna memberikan semangat dan menenangkan mereka agar selalu tabah dalam musibah tersebut.
Saat ini pihaknya masih melakukan pendataan atas kejadian tersebut dan akan terus memberikan bantuan terhadap para korban, baik itu berupa pakaian, sembako, dan kebutuhan mendesak lainnya.
--page
"Saya sudah minta kepada BPBD dan juga Dinas Sosial agar memberikan bantuan segera kepada korban kebakaran, sehingga dapat mengurangi sedikit beban mereka," terangnya.
Dengan adanya kejadian tersebut, Halikinnor berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Masyarakat juga harus berhati-hati baik saat menyalkan kompor maupun lainnya.
"Jangan sampai tidak terpantau, karena kalau samapai terjadi hal yang tidak diinginkan, maka dampaknya sangat besar," katanya. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)








