KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun- Mulai tahun ini, sekolah menengah atas (SMA)/sederajat wajib dilaksanakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK).

Sedangkan untuk tingkat SMP/sederajat masih belum wajib. Namun bila ada SMP yang bisa melaksanakan UNBK, itu lebih baik. 

"Memang tahun ini UNBK tingkat SMP/sederajat masih belum wajib. Namun tidak menutup kemungkinan pada 2019 mendatang diwajibkan semua SMP/sederajat melaksanakan UNBK," ujar Ketua DPRD Kabupaten Gunung Mas Gumer saat ditemui wartawan di ruang kerjannya, Kamis (25/1/2018).

Untuk itu, ia mengingatkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Gunung Mas serta pihak sekolah supaya mulai tahun ini mempersiapkan pelaksanaan UNBK. 

"Bila memang ada SMP yang bisa melaksanakan UNBK tahun ini, itu malah lebih baik. Namun yang pasti harus dipersiapkan," ungkap politisi PDIP ini.

--page

Menurut Gumer, kalangan DPRD juga mendukung pelaksanaan UNBK. Sebab dinilai mampu meningkatkan kualitas pendidikan serta lebih efektif dan efisien. Mengingat soal dan jawaban langsung di komputer atau laptop. 

"Memang banyak hal yang menjadi kendala pelaksanaan UNBK. Namun demikian, kita harus berupaya supaya pelaksanaan UNBK bisa sukses," ujarnya. (EPRA SENTOSA/B-3)