KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Cara mabuk menggunakan lem atau yang dikenal dengan sebutan ngelem, mendapat perhatian serius dari Wakil Bupati Gunung Mas. Dia pun memberikan instruksi terkait perdagangan lem fox.

"Pemilik toko atau karyawan supaya benar-benar memperhatikan pembeli. lem fox. Kalau anak-anak, sebaiknya jangan dijual," tegas Rony, Jumat (26/1/2018).

Menurut Wakil Bupati Gumas, lem Fox memang dijual secara bebas untuk berbagai keperluan masyarakat. Namun, lem itu malah disalahgunakan.

"Kita harus waspada dan mengawasi anak-anak jangan sampai salah pergaulan," pesan Rony.

Wakil bupati juga mengingatkan masyarakat untuk proaktif dalam melakukan pengawasan. Hal itu untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan terjadi terhadap generasi muda. Seperti penyalahgunaan narkoba, mengonsumsi minuman keras dan lainnya. (EPRA SENTOSA/B-11)