BORNEONEWS, Muara Teweh – Menganai adanya penyambungan jaringan PDAM di Desa Kandui, Kecamatan Gunung Timang tanpa menggunakan meteran air, Direktur Utama (Dirut) PDAM Muara Teweh, Agus Surjanto mengaskan tidak ada penyambungan liar.
Agus sudah menelusuri informasi tersebut terutama mengenai adanya penyambungan liar.
"Tetapi tidak ada nama siapa yg mendapat pemasangan tersebut tanpa meteran, maka dari itu informasi tersebut kami anggap tidak valid, karena saya sudah telusuri dengan Kepala Unit IKK Gunung Timang Hady Purwanto dan beberapa kali saya tanyakan apakah ada penyambungan liar tidak ada," tegasnya Jumat (26/1/2018).
Sebelumnya, Anggota DPRD Barut, Leni Marlina mempertanyakan mempertanyakan mengenai tarif tagihan pembayaran yang diberlakukan PDAM kepada warga Desa Kandui, Kecamatan Gunung Timang.
Pasalnya tagihan PDAM itu dinilai tidak jelas, sebab beberapa rumah warga tersebut tidak ada meteran airnya.
--page
Leni langsung yang melakukan pengecekan kebenaran akan hal tersebut. Ternyata benar beberapa rumah warga yang di desa tersebut tidak memiliki meteran air PDAM, namun setiap bulan selalu ada tagihan pembayaran.
“Hal ini yang menjadi pertanyaan warga, tagihan tersebut berdasarkan apa, karena kalau tidak ada meteran air PDAM maka dari mana besaran jumlah tagihan tersebut” terangnya. (RAMADHANI/B-6)








