BORNEONEWS, Sampit - Apa yang dialami Ruslan (54), warga Jalan DI Panjaitan, Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim) ini membuat hati iba. Ia harus berjuang melawan penyakit kanker prostat yang sejak lama dideritanya.
Sudah banyak biaya yang dikeluarkan untuk berobat. Namun apa boleh buat hingga kini ia masih terbaring di atas kasus di rumahnya tanpa bisa beraktivitas layaknya orang sehat.
Penyakit yang dideritanya pun kini dirasa semakin membuatnya tak berdaya. Kian hari dirasa kian parah. Hampir setiap hari badannya menggigil kedinginan, gemetar, buang air seni tanpa disadari, dan lebih parahnya lagi kulit di sekujur tubuhnya melepuh disertai gatal-gatal.
Sekarang, karena keterbatasan biaya, Ruslan sudah tidak lagi bisa berobat ke rumah sakit.
Sebenarnya ia pernah operasi dengan fasilitas BPJS Kesehatan. Tapi karena tidak dapat membayar iuran bulanan lagi sehingga layanan untuk dirinya pun terhenti.
--page
"Beliau sakit sejak Juli 2017 lalu. Sempat operasi satu kali menggunakan fasilitas BPJS. Namun setelah itu terhenti karena tidak ada lagi biaya untuk bayar iuran," ujar Zam'an, warga yang peduli, yang juga Ketua Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Indonesia (KAHMI) Kotim itu, Sabtu (27/1/2018).
Zam'an juga mengatakan, Ruslan merupakan orang yang tidak mampu. Sebelum sakit ia hanya sebagai petugas bersih-bersih di Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit.
Dengan keadaan tersebut, jangankan untuk bayar iuran BPJS, untuk biaya hidup sehari-hari pun masih kesusahan.
"Saat ini beliau tidak bisa bekerja lagi, sehingga secara otomatis juga tidak memiliki penghasilan," terang Zam'an.
Saat ini yang masih bisa bekerja hanyalah anak kedua Ruslan. Itupun hanya sebagai petugas kebersihan di PPM untuk menggantikan sang ayah.
--page
Gajinya pun tidak seberapa, dan dibayar tiga bulan sekali. Sehingga hal itulah yang membuat keluarganya kesulitan dalam masalah biaya berobat dan juga kebutuhan rumah tangga. Sedangkan anak pertamanya yang perempuan sudah menikah dan tinggal bersama suaminya.
Melihat kondisi itu Zam'an mengetuk para dermawan. Harapannya dengan dapat bantuan sehingga bisa bayar iuran BPJS.
Bagi yang ingin menyumbang atau berbagi kepada Ruslan bisa datang langsung ke alamat rumah Ruslan atau mengirim dalam bentuk uang memalui nomor rekening bank BCA 6695144133 atas nama Zam'an. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)








