BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diminta agar memihak dan membina pengusaha jasa konstruksi yang ada di daerah ini. Khususnya bagi pengusaha dengan modal kecil.
Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Badan Pimpinan Daerah (BPD) Gapensi Kalimantan Tengah (Kalteng) Iskandar Zakaria,
"Tahun lalu saja, banyak yang tidak dapat paket. Bahkan ada beberapa yang harus mengutang untuk operasional. Banyak pengusaha kontruksi daerah tidak dapat pekerjaan dan berhenti," ujar Zakaria.
Zakaria menyebutkan, pengusaha kontruksi berhenti lantaran sedikit proyek penunjukan langsung (PL). Sedangkan biaya pajak perusahaan mereka cukup besar maupun biaya lainnya.
"Kondisi itu juga imbas dari kebijakan pemerintah daerah, yang banyak menjalankan proyek multiyears atau tahun jamak. Sehingga harus melalui lelang, sedangkan proyek penunjukan langsung sangat sedikit," kata Zakaria.
--page
Sehingga dengan adanya hal tersebut, diharapkan menjadi perhatian pemerintah daerah. Pengusaha lokal membutuhkan keberpihakan, pembinaan dan perhatian pemerintah daerah agar bisa tetap bertahan, maju dan mandiri. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)








