BORNEONEWS, Sampit - Panitia pelaksana Safari Dakwah Ustadz Abdul Somad melarang jamaah membawa atribut organisasi masyarakat, serta partai politik, dalam Safari Dakwah UAS di Sampit pada 31 Januari - 1 Februari 2018 lusa.
"Kami tidak akan mengizinkan kalau ada ormas maupun partai politik yang membawa atribut ke lokasi Safari Dakwah Ustadz Abdul Somad," tegas Sekretaris Panitia, Muhammad Nur Hidayat, Senin (29/1/2018).
Dia mengatakan, Safari Dakwah UAS ini bukanlah wadah untuk menarik simpatisan masyarakat. Melainkan hanya semata menimba ilmu dari dakwah UAS. Jangan sampai hanya mementingkan organisasi dan politik membuat adanya polemik dalam kegiatan umat muslim tersebut.
"Ini adalah wadah untuk menimba ilmu dan tausiah dari UAS, bukan wadah untuk lainnya. Jadi jangan membawa hal yang bisa berbuah pada hal negatif," kata Hidayat.
Panitia juga berharap agar masyarakat yang hadir nantinya mengutamakan ketertiban dan kenyamanan bersama. Sehingga kegiatan ini bisa berjalan dengan baik dan lancar sesuai harapan.
Sementara, untuk Safari Dakwah UAS sendiri akan dilaksanakan pada Rabu (31/1/2018) malam sekitar pukul 19.30 WIB di Pondok Pesantren Darul Amin Sampit. Tempat penyelenggaraan sudah disiapkan oleh pihak panitia dengan lokasi yang cukup luas dan estimasi bisa menampung 20 ribu orang lebih.
Penyelenggara juga menghimbau kepada para jemaah untuk berpakaian putih bagi yang memiliki. Dan juga membawa kantong kresek untuk wadah alas kaki, serta membawa alas untuk tempat duduk.
"Memang kami sediakan untuk alas duduk, namun alangkah baiknya juga membawa alas duduk lainnya," tegas Hidayat. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)








