BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Akibat ban sebelah kanan pecah, mobil pikap yang dikemudikan Nanda Herlambang (24 tahun) warga Kelurahan Baru Pangkalan Bun Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) pecah hingga tidak bisa dikendalikan. Mobil tersebut akhirnya nyemplung ke sungai di sisi kanan jalan Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama (Kolam), Selasa (30/1/2018).
Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun sopir pikap bernopol KH 8426 FC tersebut mengalami luka memar dan mengeluarkan darah pada bagian pelipis kanan dan di atas telinga.
Kasat Lantas Polres Kobar AKP Asdini Pratama Putra menjelaskan kronologis peristiwa tersebut.
"Kejadian ini terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Mobil pikap hitam L 300 ini sedang melintas di Jalan Pangkalan Bun -Kolam. Namun setelah melewati Jembatan Sungai Lamandau tepatnya di Jalan Baru RT 04 Kelurahan Kotawaringin Hilir Kecamatan Kolam, mobil tersebut mengalami pecah ban sebelah kanan," jelas Kasat.
Akibat pecahnya ban tersebut, pikap itu tidak bisa lagi dikendalikan oleh sang sopir. "Pengemudi sebenarnya sudah berupaya meluruskan jalur lintasan dengan membanting stir kesebelah kanan. Sayangnya upaya tersebut gagal dan mobil akhirnya terperosok kedalam sungai yang berada dipinggir jalan itu," jelas Kasat.
--page
Lantaran pikap tersebut terperosok ke sungai yang surut, akhirnya beberapa jam kemudian mobil tersebut berhasil dinaikkan kedaratan oleh sopir dan kernetnya serta dibantu oleh anggota Kepolisian yang berada di TKP. (WAHYU KRIDA/B-8)








