BORNEONEWS, Muara Teweh - Banyaknya keluhan warga mengenai mahal dan kelangkaan gas elpiji tiga kilogram mendapat perhatian serius dari anggota DPRD Barito Utara, Abri. Hal tersebut dinilai harus mendapat perhatian pemerintah daerah.
Menurutnya, hal yang perlu dilakukan pekab melalui dinas terkait adalah mengawasi pendistribusian gas elpiji di daerah, agar tidak salah sasaran.
"Perlu pengawasan dalam pendistribusian tabung gas elpiji 3 kg. Kemungkinan harga naik dan langka ada permasalahan di distribusinya,'' kata Abri, Selasa (30/1/2018).
Selain itu, dinas terkait juga diminta turun memberikan imbauan kepada pedagang, agar tidak menaikkan harga jual terlalu tinggi ke masyarakat.
"Sekarang gas elpiji sudah menjadi kebutuhan masyarakat sehari-hari. Hal ini kita harapkan segera teratasi, sehingga harganya normal kembali," ujarnya. (RAMADHANI/B-11)








