BORNEONEWS, Muara Teweh – Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara mencoba melaksanakan program pengembangan pertanian dan kali ini yakni pertanian bawang merah di desa.
Kepala Dinas Pertanian Barito Utara, Setia Budi mengatakan pengambangan pertanian bawang merah ini melibatkan para kelompok tani.
“Ini dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat melalui bidang pertanian” kata Setia Budi, Rabu (31/1/2018).
Disampaikan dalam 1 Kg bibit bawang merah bisa menghasilkan produksi hingga 5 Kg bahkan bisa mencapai 9 Kg.
“Ke depannya kami akan melakukan terobosan terobosan agar panen masyarakat semakin meningkat,” ujarnya.
--page
Sementara itu Bupati Barito Utara, Nadalsyah menyambut baik terobosan yang dilakukan dinas pertanian dalam memberikan bantuan dan pembinaan kepada petani untuk mencoba mengembangkan dan membudidayakan tanaman bawang merah yang dinilai berhasil.
Bupati Nadalsyah mengharapkan kepada petani untuk mempelajari cara penanaman, perawatan, cara panen sesuai dengan ketentuan pertania kemudian petani juga diharapkan mempelajari kendala dan permasalahan di lapangan.
“Dinas pertanian akan memberikan bantuan yang sifatnya untuk memotivasi setelah petani berhasil petani akan mandiri dan dalam pemasaran akan dibantu pemerintah,” terangnya.
Selain meninjau pertanian bawag merah bupati yang didampingi kepala perangkat daerah juga melakukan panen buah melon, meninjau kebun cabe dan kebun terong. (RAMADHANI/B-6)








