BORNEONEWS, Muara Teweh- Pemilik Apotek Ikhsan Farma di Kota Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Rusna, memastikan suplemen Viostine DS telah ditarik dari peredaran.
Alasan penarikan suplemen itu ialah karena diduga terkontaminasi dengan DNA babi.
Menurut Rusna, suplemen Viostin DS yang dijual di apoteknya telah di tarik oleh Pedagang Besar Farmasi (PBF) yakni Alasco Mandiri Farma (AMF) dan PT Parit Padang Global di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
“Suplemen tersebut telah ditarik sekitar setengah bulan yang lalu” ujar dia.
Alasco Mandiri Farma menarik satu boks Viotine DS. Sedangkan PT Parit Padang Global menarik 13 boks.
--page
“Itu sudah seluruh suplemen Viostin DS yang ada di apotek ini, telah ditarik semua,” katanya kepada Borneonews, Kamis (1/2/2018).
Ia menyebutkan, dalam satu boks Viostin DS, berisi sepuluh keping. Dalam satu keping terdapat lima tablet. “Jadi yang ditarik sekitar 1.500 tablet Viostin DS” ujar Rusna.
Sementara itu, di Apotek Kimia Farma, Muara Teweh, belum dapat dimintai konfirmasi karena pemiliknya tidak berada di tempat. (RAMADANI/B-3)








