BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Suasana di PAUD Anggrek Tunas Baru yang berlokasi di Desa Sungai Kapitan, Kecamatan Kumai Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Jumat (2/2/2018) berbeda dengan PAUD lainnya. Seorang anggota Polisi berpakaian dinas lengkap menyanyi sambil menari bersama anak-anak di PAUD.
Polisi itu tidak canggung atau segan berinteraksi, memberikan pelajaran dan bimbingan dengan cara yang dipahami anak-anak setingkat PAUD. Ternyata Polisi tersebut adalah Bripka Yulianto (38 tahun) yang sudah setahun ini bertugas sebagai Babinkamtibmas di desa tersebut.
Sekitar pukul 09.30 WIB seusai kegiatan belajar selesai, kepada borneonews.co.id Yulianto menceritakan apa yang dilakukannya di PAUD tersebut.
"Setelah saya ditugaskan menjadi Babinkamtibmas di Desa Sungai Kapitan setahun lalu, saya langsung berkeliling untuk mengetahui apa saja permasalahan yang terjadi di berbagai aktivitas dan kegiatan masyarakat setiap hari. Nah saat saya berkunjung ke PAUD Tunas Anggrek ini, ternyata permasalahan yang dihadapi para guru setiap hari adalah kurangnya tenaga pengajar anak-anak di sekolah tersebut," jelas Yulianto.
Kemudian saat ia berkunjung ke berbagai sekolah dasar yang berada di Kumai, ia mendapat informasi dari berbagai guru SD bahwa kebanyakan anak didiknya tidak memgikuti PAUD atau TK telebih dahulu. "Akibatnya anak-anak tersebut pemahamannya agak sedikit terlambat bila dibandingkan dengan anak yang sebelumnya bersekolah di PAUD atau TK," ujarnya.
--page
Karena itulah, lanjutnya, ia tergerak untuk menjadi guru bantu di PAUD Anggrek Tunas Baru ini. "Saya merasa bahagia, karena kehadiran saya sebagai guru bantu setiap Jumat di PAUD ini diterima dengan antusias. Bila saya tidak ada kegiatan di desa, saya tetap datang ke PAUD ini untuk membantu mengajar meskipun bukan hari Jumat," jelas suami dari Yuli Retno Wati tersebut.
Ia menceritakan, sejak berangkat dari rumahnya yang berada di Perumahan Tora Graha RT 07 menempuh jarak sekitar 20 km menuju lokasi PAUD ini sekitar pukul 06.00 pagi. Ia mengaku bahagia lantaran dirinya secara pribadi senang melihat keceriaan anak-anak.
"Harapannya keberadaan saya sebagai babinkamtibmas di Desa Sungai Kapitan ini bisa diterima dan bermanfaat bagi setiap masyarakat," ujar Bapak dua anak bernama Muhammad Dafa Maula (13) dan Raisa Shafa Kanahaya (7) ini.
Kapolres Bangga
Terpisah, Kapolres Kobar AKBP Arie Sandy Zulkarnain Sirait saat dimintai konfirmasi terkait aktivitas yang dilakukan oleh anggotanya tersebut terkejut dan bangga.
"Awalnya saya kira, ia cuma sesekali mengajar di PAUD tersebut. Ternyata setelah saya cek laporan dan data kegiatannya, eh ia sudah setahun ini jadi guru bantu di tempat tersebut," ujar Kapolres.
Atas inisiatif anggotanya tersebut, Kapolres berharap akan lebih banyak lagi anggota Babinkamtibmas yang melakukan kegiatan yang tergolong luar biasa dalam melayani masyarakat.
"Semoga apa yang dilakukan oleh Bripka Yulianto ini bisa menjadi referensi oleh anggota Babinkamtibmas yang bertugas di Kobar. Sehingga masyarakat juga tahu bahwa tugas Polisi bukan hanya menilang pelanggaran atau menangkap penjahat saja. Namun juga bisa membantu dan ikut serta mencari solusi untuk pembangunan di masyarakat," ujar Kapolres. (WAHYU KRIDA/B-2)








