BORNEONEWS, Muara Teweh – Bupati Barito Utara Nadalsyah mengatakan bahwa kondisi dan kinerja pasar tradisional terindikasi dalam grafik menurun.
Pada saat yang sama, pasar modern seperti usaha ritel mini market dan supermarket terus mengalami peningkatan setiap tahunnya.
Saat ini, kata Bupati, pasar modern berkembang sedemikian pesatnya. Banyak investor, baik dari dalam maupun luar negeri berminat menanamkan modalnya untuk mendirikan pasar modern.
“Hal ini secara langsung maupun tidak langsung akan menyebabkan pasar tradisional semakin terancam keberadaannya,” kata Bupati Nadalsyah, Jumat (2/2/2018).
Berbedanya fasilitas yang ada, menyebabkan pasar tradisional semakin kurang diminati. Kondisi pasar tradisional yang identik dengan kesan kumuh, becek, dan kotor juga merupakan salah satu faktor penyebab kurang diminatinya pasar tradisional.
--page
“Sangat berbanding terbalik dengan pasar modern yang dilengkapi dengan fasilitas seperti gedung ber-AC sejuk, tempat yang bersih dan menarik, lampu-lampu penerangan, parkir luas, dan segala hal yang memberikan kenyamanan kepada konsumennya saat berbelanja. Semua itu menjadi faktor yang menyebabkan semakin banyaknya peminat untuk berbelanja di pasar modern” kata Bupati yang akrab disapa H Koyem ini.
Selain itu, lanjut dia, barang-barang kebutuhan yang ada di pasar modern juga lebih lengkap serta terjamin kebersihan dan keamananya.
“Menghadapi kenyataan tersebut, timbul tantangan di benak kita semua bahwa kita harus dapat berinovasi merevitalisasi semua pasar tradisional yang ada sehingga menjadi pasar tradisional modern,” ungkapnya. (RAMADANI/B-3)








