BORNEONEWS, Pangkalan Bun-Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) kekurangan guru agama. Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi B DPRD Kotawaringin Barat Sri Lestari saat ditemui oleh Borneonews di Gedung DPRD Kobar, Jumat (2/2/2018).
"Menurut informasi yang saya terima Pangkalan Banteng kekurangan guru mata pelajaran agama. Padahal pelajaran agama di Sekolah Dasar ini sangat penting bagi anak-anak untuk meningkatkan kualitas akhlak mereka. Saya berharap agar persebaran guru terutama guru agama dapat merata di sekolah-sekolah. Khususnya guru agama di Pangkalan Banteng," kata Sri Lestari yang saat itu sedang menerim kunjungan dua kepala sekolah SD dari Pangkalan Banteng.
Bahkan, lanjut Sri, pembelajaran agama tidak cukup hanya di sekolah saja tapi di rumah. Orangtua sebagai guru di rumah juga ikut serta untuk meningkatkan kualitas akhlak siswa. Pendidikan agama juga sangat penting sebagai pembentukan karakter mereka ke depannya.
--page
"Pendidikan agama bukan hanya tanggung jawab dari sekolah saja akan tetapi tanggung jawab semua termasuk orangtua, masyarakat dan lingkungan. Selain itu ilmu agama sebagai modal untuk masa depan mereka sendiri agar kelak karakter dari siswa tersebut dapat terbentuk (dengan baik)," ucapnya.
Saat itu, Sri menerima kunjungan dari Kepala Sekolah SDN 1 Karang Mulya Poniyo Jadi dan SDN 2 Pangkalan Banteng Kunti Mubsaroh. (HARDI/B-8)








