KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan - Dedy Mulyadi (45) merupakan salah satu korban selamat kecelakaan lalu lintas antara dum truk VS pikap di Jalan Tjilik Riwut KM 32 Desa Pundu, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Sabtu (3/2/2018).

Selain Dedy Mulyadi, korban selamat lainnya adalah Hanafi (30) dan Lukman (30). Mereka bertiga dirawat di RSUD Mas Amsyar Kasongan. Namun hingga berita ini dirilis kondisi Hanafi san Lukman yang dirawat di ruang UGD RSUD Mas Amsyar Kasongan masih dalam keadaan koma.

Sedangkan kondisi Dedy Mulyadi meski ia dalam kondisi sadar namun tampak masih lemas. Pasalnya ia mengalami luka berat di bagian tubuhnya, seperti tangan kanannya yang patah dan mengaku sakit di bagian dada.

"Kami ini rombongan jamaah pengajian dari Pontianak rencananya mau menghadiri acara tabligh akbar di Banjarmasin, tapi mengalami kecelakaan tadi," ujar Dedy Mulyadi kepada Borneonews di ruang UGD RSUD Mas Amsyar Kasongan.

Menurut Dedy, rombongan pengajian yang bertolak dari Pontianak, itu berjumlah 14 orang menumpang sebuah pikap termasuk sang sopir, Uda Nursalim.

"Kami berangkat dari Pontianak malam Jumat jam sembilan, dan sampai di Sampit kemarin sore," kata Dedy Mulyadi.

Setelah salat Isya di Sampit mereka kemudian melanjutkan perjalanan menuju Banjarmasin. Akan tetapi sesampainya di daerah Pundu Kecamatan Cempaga rombongan pengajian ini istirahat dan tidur di sebuah langgar yang ada di tepi Jalan Tiilik Riwut.

--page

Setelah salat subuh mereka kemudian melanjutkan perjalanan menuju Banjarmasin. Akan tetapi di perjalanan tepatnya di Jalan Tjilik Riwut Km32 Desa Pundu Kecamatan Cempaga Hulu mobil yang mereka tumpangi bertabrakan dengan sebuah dum truk dari arah berlawanan.

"Kejadiannya setengah enam pagi tadi, dan saya sendiri sempat kaget dan terpental saat tabrakan itu," aku Dedy Mulyadi.(ABDUL GOFUR/B-8).