BORNEONEWS, Kasongan - Sebanyak 14 penumpang beserta sopir pikap yang mengalami bertabrakan dengan truk dam di Jalan Tjilik Riwut Km 32, Desa Pundu, Kecamatan Cempaga Hulu Kabupaten Kotim, adalah warga Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).
Dedy Mulyadi (45), salah satu korban selamat yang dirawat di RSUD Mas Amsyar Kasongan mengatakan hal tersebut. Rombongan itu berangkat dari Pontianak untuk menghadiri tabligh akbar di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).
"Yang saya ingat Hanafi dan Lukman. Mereka juga dirawat di sini. Sopir Uda Nursalim, kemudian Marwan, Noval, Auliya, Mukminin, Hamzah dan Agus, dan ada beberapa lainnya," katanya.
"Kami berangkat dari Pontianak, Kamis (1/8/2018) malam sekitar pukul 09.00 WIB. Sampai di Sampit kemarin (Jumat) sore," kata Dedy Mulyadi.
Setelah salat Isya di Sampit, mereka kemudian melanjutkan perjalanan menuju Banjarmasin. Di daerah Pundu Kecamatan Cempaga Hulu, rombongan pengajian ini istirahat dan tidur di sebuah langgar.
--page
Setelah salat Subuh mereka kemudian melanjutkan perjalanan menuju Banjarmasin. Kecelakaan maut kemudian terjadi di Jalan Tjilik Riwut Km32 Desa Pundu Kecamatan Cempaga Hulu. Mobil yang mereka tumpangi bertabrakan dengan sebuah truk dam dari arah berlawanan. (ABDUL GOFUR/B-11)








