SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Bupati Sukamara Ahmad Dirman menegaskan bahwa saat ini masih ada kepala desa yang tidak memahami dan menyadari tugasnya. Masih ada kepala desa yang ingin selalu dilayani.

Padahal, kepala desa dipilih untuk melayani kepentingan masyarakat desanya, bukan untuk dilayani. "Orientasi pengabdian perlu ditekankan, karena selama ini masih ada kepala desa yang tidak mengerti bahwa dirinya dipilih oleh masyarakat untuk melayani kepentingan masyarakat, bukan sebaliknya," tegas Ahmad Dirman, Minggu (4/2/2018).

Menurut Dirman, sebagai pemimpin masyarakat, dalam melaksanakan tugas dan program pembangunan, kepala desa harus berorientasi pada pengabdian sehingga setiap pembangunan yang dilaksanakan memang benar-benar untuk kepentingan masyarakat banyak.

"Selain itu, libatkan semua unsur naayarakat seperti BPD, LPMD, RW, RT dan komponen masyarakat lainnya apabila melaksanakn program pembangunan," harapnya.

Dirman menjelaskan, keterlibatan masyarakat dalam pembangunan sangat diperlukan untuk memperoleh dukungan dalam pelaksanaan pembangunan sehingga beban kades sebagai penanggungjawab pembangunan di desa menjadi lebih ringan. (NORHASANAH/B-2)