SAMPIT –

BORNEONEWS, SAMPIT - Dua jasad yang diduga korban perampokan yang ditemukan di Jalan Eks HPT PT Mentaya Kalang, Desa Bukit Batu, Kecamatan Cempaga Hulu pada Minggu (4/2/2018) pagi ternyata membawa uang berjumlah besar. Hal ini disampaikan Kapolres Kotim AKBP Muchtar S Siregar.

"Korban pria berinisial HBCS alias IWN(45) dan perempuan berinisia STI (35). Saat itu mereka sedang membawa uang dalam jumlah yang cukup besar untuk membayar gaji karyawan kebun," ucap Muchtar.

Kapolres melanjutkan, IWN merupakan orang kepercayaan bos pemilik kebun sawit. Sementara STI merupakan asisten dari IWN.

Saat ditemukan di TKP, tubuh IWN nampak bekas terbakar hingga sebagian daging nya habis dan terlihat tulang. Sementara, STI ditemukan di dalam perairan yang berjarak kurang lebih 50 meter dari posisi IWN.

"Sementara ini, mereka diduga merupakan korban perampokan. Sebab uang yang mereka bawa tidak ditemukan di sekitar lokasi. Pihak kami juga sedang memeriksa 11 orang yang dijadikan saksi dalam kasus ini," terang Muchtar.

--page

Saat olah TKP, pihak kepolisian menemukan adanya bekas luka di bagian leher korban. Namun untuk memastikan hak tersebut, kedua jasad korban dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Murjani Sampit untuk dilakukan visum. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-5)