BORNEONEWS, Muara Teweh - Pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah mengalokasikan anggaran untuk merehabilitasi ruang kelas 19 sekolah dasar se Kabupaten Barito Utara pada tahun anggaran 2017 yang tersebar dibeberapa Kecamatan, dan kegiatannya selesai 100 persen.
Bupati Barito Utara, Nadalsyah melaksanakan penandatanganan prasasti 19 ruang kelas tersebut, Senin (5/2/2018).
Ke-19 sekolah yang mendapat bantuan ruang kelas tersebut adalah SDN 1 Lanjas, SDN 2 Lanjas, SDN 3 Lanjas, SDN 7 Lanjas, SDN 8 Lanjas, SDN 3 Melayu, SDN 5 Melayu, SDN 6 Melayu, SDN 8 Melayu, SDN 10 Melayu, SDN 1 Sikuy, SDN 1 Benangen 5, SDN Tumpung Laung 1, Sdn 1 Lemo 1, SDN 3 Lemo 2, Sdn 1 Jinggah, SDN 3 Jinggah, SDN 1 Malawaken, dan SDN 2 Pendreh.
Nadalsyah mengatakan jumlah sekolah dasar (SD) di daerah ini 171 sekolah dan masih banyak ditemui sekolah yang perlu mendapatkan rehab ruang antara lain ruang kelas, ruang guru dan ruang kepala sekolah.
“Bangunan tersebut ada yang dibangun belasan bahkan puluhan tahun yang lalu. Ada beberapa sekolah sampai saat ini masih kekurangan ruang belajar sehingga melaksanakan proses belajar mengajar satu ruangan disekat atau dibagi menjadi dua ruangan,” katanya. (RAMADHANI/B-6)


