PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kalangan DPRD akan turut mengawasi pembagian lapak pedagang di Taman Kuliner Tunggal Sangomang.

"Jangan sampai yang seharusnya dapat malah tidak dapat, begitu juga yang baru datang malah mendapatkan lapak," kata Ketua Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, H Rusliansyah, Senin (5/2/2018).

Karena, lanjut Rusliansyah, sebenarnya kawasan itu diperuntukkan bagi pedagang yang dulunya berjualan di kawasan kuliner Yos Sudarso-Bundaran Besar. "Nah apakah pedang itu dapat lapak di sini atau malah pedagang lain yang kebagian?" tanyanya.

Bukan berarti Taman Kuliner Tunggal Sangomang tidak boleh ditempati pedagang lain. Namun menurut Rusliansyah, PKL yang dipindahkan dari lokasi lama itu harus mendapat prioritas.

Ia meminta pemko memprioritaskan pedagang yang sudah terdata agar tidak ada gesekan antarpedagang di kemudian hari.

--page

"Kalau toh ternyata setelah diisi oleh pedagang dari lokasi lama itu ternyata masih ada lapak yang kosong ya silakan diisi oleh pedagang yang lain tapi prioritas dulu untuk yang sudah terkena dampak pembangunan taman di Bundaran Besar itu," terangnya.

Di sisi lain, ia memuji Taman Kuliner Tunggal Sangomang yang baru diresmikan Wali Kota Palangka Raya, HM Riban Satia, Senin (5/2/2018) kemarin.

"Sangat bagus ya. Taman ini bagus dan salah satu yang representatif (mewakili) di Kota Palangka Raya," kata Rusliansyah saat menghadiri peresmian tersebut. (TESTI PRISCILLA/B-2)