BORNEONEWS, Palangka Raya - Jenazah korban tabrakan dump truk vs mobil pikap di Jalan Tjilik Riwut Km 32, Desa Pundu, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), yang meninggal dunia di RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya, Selasa (6/2/2018) pagi, akan dimakamkan di Pontianak, Kalimantan Barat. Korban diketahui bernama Hanafi, 30.
"Dimakamkan di Pontianak. Jenazah kita berangkatkan menggunakan (pesawat) Lion Air," kata Kasubbag Rumah Tangga dan Perlengkapan Dinas Sosial Kalteng, Isranur.
Ia menuturkan, proses pengantaran jenazah dilakukan sampai ke rumah duka, Desa Sungai Purun Besar, Kecamatan Segedong, Pontianak, Kalimantan Barat.
Segala bentuk biaya sudah ditanggung termasuk kepengurusan izin penerbangan. Almarhum masuk ke RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya setelah dirujuk dari Rumah Sakit Kasongan pada Sabtu (3/2/2018) atau beberapa jam setelah kejadian.
Kala itu, ia dirujuk bersama dua rekannya yang juga mengalami luka-luka yakni Lukman, 26, Dedy Mulyadi, 45.
--page
Sementara itu, dalam insiden kecelakaan maut antara truk dan pikap tersebut, sebanyak 11 orang meninggal dunia di lokasi kejadian. Identitas 11 orang tewas yakni Jono, 55, Al Huda, 30, Marwan, 40, Iwan, 35, Iyus, 28, dan Agus Mega, 35. Enam jenazah tersebut dimakamkan di Pontianak, Kalimantan Barat.
Sisanya adalah Aulia, 25, Agusni, 50, Hamzah, 43, Mukmin, 40, dan Noval, 40, dimakamkan di Desa Pundu. (BUDI YULIANTO/B-3)








