MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh – Bupati Barito Utara H Nadalsyah mengatakan kafilah Barut masih ada kelemahan di beberapa cabang yang dilombakan dalam MTQ.

"Kelemahan tersebut, seperti di bidang Hifz Al-Quran golongan 10,20, 30 juz dan tafsir Al-quran dibandingkan dengan daerah-daerah lain, sehingga diperlukan adanya upaya yang maksimal oleh LPTQ Kabupaten Barito Utara, agar peserta yang akan mewakili Barut pada MTQ ke-29 tingkat Provinsi Kalimantan Tengah dapat mmbawa harum nama baik Kabupaten di ajang tingkat provinsi dan Nasional," kata Nadalsyah kepada Borneonews di kantornya, Selasa (6/2/2018).

Apalagi, lanjut dia, mulai tahun ini ada tambahan cabang lomba yakni cabang Syarhil dan Fahmil Quran putra dan putri, Qiraat Murattal remaja dan dewasa. Ini menjadi tantangan besar LPTQ ke depan untuk mempersiapkan peserta yang akan berlaga di tingkat provinsi sampai nasional.

"Tapi saya tetap yakin dan percaya dengan kemampuan LPTQ Barut yang tetap eksis dalam pembinaan qori-qoriah yang mampu bersaing sampai tingkat nasional," tegas dia.

Menurut orang nomor satu di Barut ini, MTQ yang dilaksanakan setiap tahunnya, sudah merupakan program Pemerintah Kabupaten Barut. Sehingga dalam pelaksanaannya Pemkab Barut telah mengalokasikan dana melalui APBD.

"Oleh karena itu, diharapkan pelaksanaan MTQ ke-49 ini dapat bermanfaat sebagaimana yang diharapkan," pungkas dia. (RAMADHANI/B-8)