BORNEONEWS, Palangka Raya - Kabid Diklit SDM dan Humas RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya dr Theodorus Sapta Atmadja mengatakan, biaya perawatan tiga korban kecelakaan di Desa Pundu, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) ditanggung pemerintah.
Termasuk untuk korban yang meninggal dunia, Hanafi (30) pada Selasa (6/2/2018). "Semua biaya ditanggung pemerintah Provinsi Kalteng," kata Theo - sapaan akrabnya.
Selain perawatan, pemerintah melalui Doris Sylvanus juga menanggung pemandian jenazah serta peti pembawa jenazah.
"Ini semua atas instruksi gubernur (Sugianto Sabran)," tuturnya.
Tiga orang yang dirawat itu yakni Hanafi (30), Lukman (26) dan Dedy Mulyadi (45). Namun Hanafi meninggal dunia pagi tadi. Penyebab utama terdapat cidera serius pada bagian kepala dan bagian iga patah akibat benturan beras.
--page
Theo menambahkan, pihaknya sudah memberikan perawatan semaksimal mungkin terhadap Hanafi. "Kami sudah merawat almarhum di ruang intensif yang memang terdapat monitor dan lain-lain yang cukup lengkap. Pada saat pertama dirujuk, kondisinya memang tidak sadar. Untuk dua sisanya kondisinya sudah bagus," tuturnya. (BUDI YULIANTO/B-5)








