KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Dharma Kuala Pembuang menargetkan ratusan pemasangan sambungan baru bagi warga di Kuala Pembuang dan sekitarnya tahun ini.

"Kita sudah siapkan target pemasangan sambungan baru untuk 600 rumah. Namun, khusus untuk masyarakat yang berada di wilayah jangkauan pelayanan PDAM yakni sekitar Kuala Pembuang," kata Direktur PDAM Tirta Dharma Kuala Pembuang Sutrisman, Rabu (7/2/2018).

Ia mengatakan, target tersebut bertujuan untuk memaksimalkan kapasitas tidak terpakai atau 'idle capacity' yang saat ini jumlahnya masih cukup besar.

Kapasitas produksi air 45 liter per detik dengan idle capacity 10 liter per detik, dan idealnya dengan produksi tersebut PDAM bisa melayani hingga empat ribu pelanggan.

"Jumlah pelanggan kita sekarang ada 3.015 sambungan, jadi kapasitas tidak terpakai masih banyak. Jadi target kita untuk 2018 menghabiskan kapasitas yang tidak terpakai itu agar kita bisa membangun lagi," kata Sutrisman.

--page

Ia menjelaskan, selain untuk memaksimalkan penggunaan kapasitas tidak terpakai, program sambungan murah juga untuk mendorong peningkatan pelanggan dengan harapan pendapatan PDAM juga dapat meningkat.

"Pendapatan kita masih Rp1 miliar lebih per tahun, dan ini memang harus ditingkatkan," ungkapnya.

Menurutnya, dengan pendapatan hanya Rp1 miliar lebih per tahun, PDAM Kuala Pembuang akan masih sangat bergantung dari dana penyertaan modal yang diberikan pemerintah daerah.

Sementara penyertaan modal sebesar Rp10 miliar selama lima tahun yang diberikan pemerintah daerah akan berakhir pada 2018 ini.

"Jadi pendapatan PDAM harus ditingkatkan agar PDAM bisa mandiri. Walaupun nanti kita masih perlu penyertaan modal. Tapi bukan untuk operasional, tapi untuk pengembangan pelayanan," terangnya.

--page

Untuk mencapai target tersebut, tambahnya, pihaknya memprogramkan pemasangan sambungan murah bagi masyarakat di wilayah tersebut. Dimana biasanya pemasangan baru dikenakan biaya Rp1.045.000, namun sekarang cukup Rp250 ribu sudah bisa dilakukan pemasangan baru.

"Sudah ada terkumpuk 550 sambungan, jadi masih tersisa 50 sambungan lagi," katanya. (FREDY MANSYUR HUDA/B-5)