SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Sebuah mebel pembuatan pengeras suara di Jalan Muchran Ali RT 48, RW 01, Kecamatan Baamang menjadi korban amukan api. Kebakaran tersebut terjadi pada Kamis (8/2/2018) sekitar pukul 03.30 WIB.

Menurut info yang berhasil dihimpun, mebel tersebut milik Atung Pratama (40). Api pertama kali terlihat oleh si penjaga mebel, Budianur (39).

Menurut Budianur, saat ia berjaga di mebel tersebut, pada pukul 03.0 WIB, tegangan listrik mulai naik turun. "Tegangannya tidak stabil, kadang terang, kadang redup dan kadang-kadang mati. Jadi saya periksa di sekitaran mebel," ucap Budianur.

Saat diperiksa, ternyata salah satu kabel aliran listrik mengeluarkan percikan api. Tidak berapa lama kemudian, api pun membesar. Budi berusaha memadamkan api tersebut seorang diri. Lantaran bangunan terbuat dari kayu, api pun cepat membesar.

Budi pun berteriak meminta bantuan. Warga yang mendengar teriakan itupun bergegas berdatangan dan berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya.

--page

Sebagian warga juga menghubungi pihak yang berwenang. Api baru bisa dipadamkan setelah petugas dari Disdamkar Kotim menurunkan pasukannya dibantu oleh petugas relawan pemadan kebakaran Baamang.

"Ada lima mobil damkar dan satu mobil balakar baamang yang turut memadamkan api. PMI serta Polsek Baamang juga sudah datang untuk membantu," tutur Budi.

Hingga berita ini diunggah, pihak kepolisian yang menangani wilayah tersebut belum bisa dimintai keterangan. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-2)