SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kebakaran yang menghanguskan sebuah bengkel mebel pembuatan kotak pengeras suara di Jalan Muchran Ali, RT 48, RW 01, Kecamatan Baamang menyisakan kerugian yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. 

"Kerugian yang kami alami tidak sedikit. Perhitungan kami sekitar seratusan juta rupiah. Tidak ada satu alat pun yang berhasil kami selamatkan," ucap pemilik bengkel mebel Atung Pratama, Kamis (8/2/2018).

Saat kebakaran, kata Atung, ia beserta warga setempat hanya fokus kepada pemadamana api agar tidak merambat kerumah warga yang ada di sekitarnya. Api pertama muncul di kerangka kayu yang menjadi pondasi atap bengkel tersebut.

"Yang pertama meliat adanya api itu adalah Budianur, karyawan saya. Saat itu lstrik seperti bermasalah dan sempat terdengar seperti bunyi korsleting listrik. Setelah diperiksa, ternyata sudah ada api kecil di atap tengah bangunan," ucapnya tenang.

Lima menit berselang, lanjut dia, api sudah membesar lantaran bangunan bagian atas terbuat dari kayu. Petugas pemadam kebakaran tiba dilokasi setelah 20 menit kemudian. Api dapat dijinakan pada pukul 05.00 wib. Beruntung dalam kejadian yang menghanguskan bangunan semi permanen berukuran 30x10 tersebut tidak memakan korban jiwa. 

Atung berharap, dalam beberapa hari kedepan, dirinya dapat membangun kembali bengkel mebel yang didirikan pada lima tahun silam tersebut. Sebab dirinya tidak menginginkan 7 orang karyawannya kehilangan pekerjaan.

"Semoga saja dapat kembali dibangun. Agar ke 7 orang karyawan saya bisa kembali bekerja. Kasian mereka jika tidak memiliki pekerjaan," harapnya. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-8)