PALANGKA RAYA –

 BORNEONEWS, Palangka Raya - Mobil pembawa uang lusuh sekitar tujuh box dari Buntok menuju Palangka Raya terbalik, Kamis (8/2/2018).

Musibah kecelakaan tunggal itu terjadi di Desa Lahai, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas sekitar pukul 09.00 WIB.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun demikian, mereka yang berada dalam mobil tidak terkecuali aparat kepolisian yang melakukan pengawalan terpaksa dilarikan ke rumah sakit RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya untuk mendapatkan perawatan.

Aparat Unit Kecelakaan, Satuan Lalu Lintas Polres Kapuas datang ke RS tersebut.

Juga ada Kasubdit Gakkum AKBP Titis Bangun dan anggotanya. "Kami dari Subdit Gakkum mengecek korban di RS dan meminta keterangan untuk mencari penyebab laka tunggal ini," kata AKBP Titis.

--page

Informasi yang diperoleh borneonews.co.id, sebelum peristiwa terjadi, mobil pembawa uang itu berangkat dari Buntok menuju Palangka Raya dengan pengawalan aparat Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit).

Dalam perjalanan, ada tiga mobil yang meluncur beriringan. Mobil pembawa uang berada di tengah. Karena jalan sempit, mobil turun ke bahu jalan kemudian sopir, Galih berusaha menggunakan rem namun tidak berfungsi maksimal.

Anggota kepolisian ketika menjalani perawatan di RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya.
Anggota kepolisian ketika menjalani perawatan di RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya.

Galih mencoba membanting stir ke kiri tapi pada akhirnya terguling sebanyak dua kali. Untungnya, semua hanya mengalami luka ringan. Galih mengalami luka lecet pada jari tangan kanan dan kiri, Dwi (kasir BI) luka lecet pada pelipis mata kanan, tangan dan kaki.

Kemudian Kristian (Polri) luka lecet pelipis mata kanan, tangan dan kaki. Selanjutnya Dafito (Polri) luka lecet pada pelipis mata kanan dan kaki. Selain itu bagian tangan kanannya juga mengalami retak tulang. (BUDI YULIANTO/B-5)