SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Saat ini Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masih berstatus siaga bencana banjir. Namun Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) M Yusup mengimbau agar waspada kebakaran hutan dan lahan yang mulai terjadi di daerah ini. "Iya sudah terjadi kebakaran lahan dan ini patut diwaspadai," ujar Yusup.

Dirinya menerangkan, saat ini di Pemprov Kalimantan Tengah (Kalteng) sudah menaikkan status siaga bencana kebakaran lahan. Dengan artian, kebakaran sudah mulai terjadi di beberapa daerah di provinsi ini.

Kotim juga patut diwaspadai karena memiliki sejumlah tempat yang berpotensi terjadi kebakaran lahan tersebut. "Untuk sementara kami masih melakukan pemantauan, kalau memang titik hotspot semakin meningkat dan kebakaran mulai terjadi, maka juga akan mengikuti langkah provinsi dalam meningkatkan status menjadi siaga," kata Yusup.

Beberapa hari yang lalu memang terjadi kebakaran lahan di Lingkar Utara, jalan menuju Desa Kandan, Kecamatan Kota Besi. Namun, berhasil dipadamkan oleh tim gabungan dari berbagai instansi yakni Damkar, BPBD, dan juga TNI serta Polri.

Dengan adanya hal tersebut, Yusup mengimbau agar masyarakat selalu memperhatikan dan juga menjaga agar tidak melakukan pembakaran terhadap lahan mereka. Karena hal tersebut berdampak luas terhadap bencana kabit asap nantinya. (MUHAMMAD HAMIM/B-2)