BORNEONEWS, Muara Teweh - Demi untuk kemajuan Kabupaten Barito Utara dan untuk mengakomodasi aspirasi masyarakatnya mengenai infrastruktur, Bupati Nadalsyah harus rogoh kantong pribadinya agar proyek fisik jalan dan jembatan bisa terlaksana.
Hal itu dikatakan Nadalsyah saat kegiatan konferensi pers, Rabu (7/2/2018). Disampaikan ada enam jalan dan jembatan yang telah dibangun menggunakan dana pribadi tanpa mengunakan APBD selama masa kepemimpinannya menjabat sebagai Bupati Barito Utara.
“Kami terus memperhatikan kemajuan Barito Utara sesuai visi dan misi saat pencalonan pada 2013, tapi tidak bisa hanya mengandalkan APBD. Kami membangun jalan dan jembatan tanpa pakai APBD. Itu pun saya akui masih banyak kekurangan,” ujarnya.
Dia memaparkan kepada pers, proyek fisik tersebut mencakup Jembatan Benao 79,5 meter, Jalan Lahei-Karendan sepanjang 40 Km, Jalan Sabuh sepanjang 10,6 Km, Jalan H Koyem sepanjang 2 Km, dan Jalan Tumpung Laung-Batapah dan Jembatan Benao.
Selain itu juga pembangunan Islamic Center di kelurahan Jingah, Kecamatan Teweh Baru.
--page
Nadalsyah mencontohkan dalam pekerjaan cutting di ruas Jalan H Koyem jika menggunakan APBD menelan dana Rp7 miliar sampai Rp8 miliar, tapi dengan memakai alat berat dari sebuah perusahaan yang masuk tanggungan pribadinya, dana dapat ditekan sehingga terjadi efiesiensi anggaran.
“Saya pinjam alat berat ke MB dan hanya beli BBM. Sekarang jalan tersebut sudah bisa dimanfaatkan orang banyak. Jika lewat situ, hanya perlu menempuh 2 Km,” katanya.
Begitu pula yang terjadi di Jalan Sabuh dan Jalan Tumpung Laung-Batapah. Semua menunjukkan terjadinya efisiensi anggaran, sehingga masyarakat desa juga dapat merasakan hasil pembangunan
“Itulah efisiensi uang. Kita bisa membangun karena itu hasil dari efisiensi pengelolaan keuangan daerah,” sebutnya..
Nadalsyah mengemukakan masalah ini kepada pers, karena pada pekan lalu sempat mencuat berita tentang Jembatan Benao di Kecamatan Lahei Barat yang melengkung padahal belum digunakan oleh masyarakat.
--page
Pihak Dinas PUPR cuma menjelaskan pembangunan jembatan tersebut berasal dari dana pribadi Bupati Barut dan pekerjaan jembatan masih akan disempurnakan. (RAMADHANI/B-6)








