KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Bupati Gunung Mas (Gumas) Arton S Dohong mengingatkan perusahaan sawit yang mengangkut crude palm oil (CPO) maupun tandan buah segar (TBS) yang melintasi ruas Kuala Kurun-Palangka Raya agar memperhatikan beban angkutan.

"Jangan sampai beban angkutan melebihi tonase. Sebab muatan angkutan yang berlebihan, akan merusak jalan," tegas Arton, Sabtu (10/2/2018).

Menurut Bupati, salah satu faktor yang penyebab kerusakan jalan di Kuala Kurun-Palangka Raya yakni banyaknya angkutan yang melebihi tonase atau lebih dari 8 ton.

Padahal, kapasitas jalan Kuala Kurun-Palangka Raya, hanya 8 ton.

"Mari kita bersama-sama menjaga jalan kita supaya awet. Salah satu caranya adalah muatan angkutan harus diperhatikan," pesan Arton.

--page

Bupati menambahkan, berdasarkan informasi dari Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), bahwa tahun ini akan ada proyek pekerjaan ruas Kuala Kurun-Palangka Raya.

"Proyek ada dua paket. Yakni Palangka Raya-Bawan dan Bawan-Kuala Kurun," terang dia. (EPRA SENTOSA/B-5)