BORNEONEWS, Sampit - Meskipun rapat akbar dan pembentukan Komunitas 212 Mart Sampit yang direncanakan Minggu (11/2/2018) besok ditunda, namun kegiatan tersebut akan dijadwal ulang kembali oleh panitia.
"Untuk sementara kami coolingdown dulu, soal penundaan kami masih koordinasi dengan stakeholder," kata panitia, Budi, Sabtu (10/2/2018).
Komunikasi dan koordinasi itu akan dilakukan dalam waktu dekat, namun kapan kepastian pelaksaan kegiatannya lagi Budi belum bisa memastikan.
Budi menegaskan kegiatan itu ditunda setelah adanya koordinasi dan komunikasi dengan pihak terkait.
Panitia Sabtu siang sudah rapat bersama pihak Polda Kalteng, Polres Kotim, dan pihak-pihak terkait seperti dari Dewan Adat Dayak (DAD), Batamad, serta perwakilan dari Pemkab Kotim yang dihadiri langsung oleh Sekda Kotim, H Halikinnor.
--page
Seperti dijelaskan Budi Komunitas 212 Mart Sampit merupakan komunitas yang berkonsep investasi dana dengan sistem gotorng royong untuk memberdayakan ekonomi masyarakat Kotim khususnya.
Di mana dana investasi ini digunakan untuk menderikan retails modern, di mana pemiliknya kalangan masyarakat sendiri.
"Berapa nanti dana yang akan diinvestasikan itu nanti disepakati bersama," pungkasnya. (NACO/B-5)








