BORNEONEWS, Pangkalan Bun-Tidak hanya pemain skateboard yang memerlukan tempat latihan. Namun, atlet boxing di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) juga belum punya sasana yang memadai. Mereka masih berlatih di luar ruangan, salah satunya di Taman Kota Bundaran Pancasila.
"Kita saat ini memang terkendala tempat dan perlengkapan untuk latihan. Karena saat ini kita sangat kesulitan untuk berlatih. Biasanya kita latihan pada saat di Car Free Day saja. Usia yang saya latih dari usia 14 sampai dewasa," kata Pelatih Boxing Sopia saat ditemui Borneonews di Taman Bundaran Pancasila, Minggu (11/2/2018).
Sopia menjelaskan berlatih boxing sebenarnya tidak sulit. Seorang petinju membutuhkan kerja keras, sikap disiplin, dan percaya diri. Sisanya, rutin berlatih tiga kali dalam seminggu.
Ia menjelaskan untuk menjadi petinju itu membutuhkan waktu yang cukup lama. Teknik yang sederhana dalam tinju yaitu Straight merupakan pukulan keras dan dilemparkan dengan arah lurus menggunakan tangan.
"Selain tempat sarana dan prasarana juga diperlukan dalam latihan, karena bagaimana bisa berkembang kalau tempat dan sarana prasarananya saja tidak ada," ungkap Sopia.
--page
Sopia menegaskan dalam boxing pola makan juga menjadi faktor kunci dalam olahraga tinju seperti mengkonsumsi makanan yang mengandung protein tinggi dan rendah lemak, misalnya telur, ikan, dan ayam serta minum banyak air setiap hari.
"Untuk perempuan juga sangat bagus untuk berlatih tinju karena sebagai modal awal menjaga diri. Olahraga tinju bukan hanya dilakukan oleh pria saja akan tetapi juga perempuan juga bisa ikut dalam olahraga tersebut," ucapnya. (HARDI/B-8)








