KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Pemerintah Desa Sungai Undang, Kecamatan Seruyan Hilir, Seruyan, tahun ini segera membangun dermaga tambat kapal nelayan.

"Kita segera membangun dermaga tambat kapal nelayan pada tahun ini," kata Kepala Desa Sungai Undang Tri Arisusilo.

Pembangunan dermaga tambat untuk penataan kapal dan perahu nelayan yang ada di desa itu. Selain itu, dermaga juga akan mempermudah proses pendataan kapal nelayan yang beroperasi di wilayah perairan Seruyan.

"Dengan adanya dermaga ini kapal nelayan tidak akan tambat sembarangan," katanya.

Ia mengatakan, dengan kapal tambat di dermaga tersebut, para anak buah kapal (ABK) juga akan lebih mudah dalam melakukan bongkar muat logistik selama pelayaran mencari ikan.

--page

Secara tidak langsung masyarakat desa juga akan terimbas perekonomiannya dengan adanya dermaga tambat tersebut.

"Nanti kapal-kapal nelayan akan kita minta tambat disitu dan membeli keperluan logistik dengan masyarakat setempat," terangnya.

Dalam sekali mengisi logistik, kapal nelayan mampu berbelanja sekitar Rp6 juta untuk satu bulan berlayar.

Kemudian, di Desa Sungai Undang juga sudah memiliki stasiun pengisian solar untuk nelayan.

"Sehingga secara fasilitas pendukung sudah cukup tersedia," katanya.

--page

Ia menambahkan, selain dampak ekonomi, pemerintah desa juga akan meminta kepada kapal nelayan besar untuk mengajak dua orang warga Desa Sungai Undang bekerja.

Ada ratusan kapal nelayan besar yang beroperasi di sekitar zona perairan Seruyan. "Ada sekitar 500 unit kapal yang kita pantau beroperasi di sekitar perairan Seruyan. Tentunya ini kesempatan untuk membuka peluang lapangan pekerjaan baru bagi warga kita," katanya. (FREDY MANSYUR HUDA/B-5)