PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebanyak lima senator dari Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI bertandang ke Kantor Gubernur Kalteng, Senin (12/2/2018). Mereka dipimpin Ayi Hambali, yang juga Wakil Ketua Komite IV.

Mereka datang Kota Palangka Raya, Kalteng, untuk menggali informasi dan masukan guna memperkaya daftar inventarisasi masalah penyusunan rancangan undang-undang (RUU) tentang peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) yang akan diusulkan DPD RI.

"Selain Kalteng, ada dua provinsi lagi yaitu Sumatera Selatan dan Gorontalo. Jadi mewakili aspirasi wilayah barat, tengah, dan timur. Saya kagum dengan SDA Kalteng dan harus didorong untuk meningkatnya PAD," kata Ayi Hambali seusai pertemuan di Aula Eka Hapakat.

Pertemuan multi pihak itu dihadiri hampir seluruh kepala dinas/badan di lingkup Pemprov Kalteng. Kemudian Kepala Kanwil Dirjen Pajak Kalselteng, kepala kantor Pajak Pratama Palangka Raya, dan beberapa instansi lainnya.

Bersykurnya ada juga unsur DPRD Kalteng selaku dewan legislasi di tingkat daerah yang diwakili Ketua Komisi A Fredy Ering. Ia pun banyak memberi masukan mengenai peraturan perundangan di pusat yang menghambat pemerintah daerah meraup PAD lebih besar.

--page

"Pada UU 34 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah, itu saya melihat harus direvisi dan perlu proporsi baru antara yang untuk pusat dan yang dibagi ke daerah. Saya setuju kalau RUU PAD ini goal," sebut Freddy Ering. (ROZIQIN/B-3)