PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Tulisan tegak bersambung atau lazim disebut tulisan latin harus dilestarikan. Pasalnya, saat ini tipe tulisan ini sudah sangat jarang digunakan khususnya anak SD karena kebanyakan yang diajarkan menulis huruf lepas.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Sekolah Dasar Kartono saat dihubungi Borneonews melalui telepon selulernya, Senin (12/2/2018).

"Tulisan-tulisan anak di Kotawaringin Barat sangat bervariasi akan tetapi tidak pernah ada yang menggunakan huruf tegak bersambung. Akan sangat disayangkan apabila tulisan tegak bersambung itu tidak pernah diajarkan lagi. Saya juga akan berpesan kepada para kepala sekolah SD di Kotawaringin Barat agar menyampaikan kepada guru yang mendidik perserta didik agar dilatih lagi cara menulis indah tersebut," kata Kartono.

Kartono menjelaskan tulisan tegak bersambung itu merupakan seni karena menempatkan keteraturan letak yang benar, juga menjadikan tulisan tersebut indah dipandang mata.

Selain itu, lanjut dia, menulis huruf tegak bersambung juga memiliki manfaat untuk mengasah kreativitas perserta didik dalam menulis. Manfaat lainnya, menulis huruf tegak bersambung bisa melatih kesabaran dan ketekunan perserta didik.

--page

"Mengajarkan perserta didik untuk menulis tegak bersambung itu tidak salah karena ada nilai tambah untuk hal tersebut. Karena tulisan tegak bersambung itu merupakan pembelajaran yang perlu diingat dan dipelajari lagi agar tidak punah," pungkas dia. (HARDI/B-8)