SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor mengimbau masyarakat agar waspada bencana di dua musim, yakni banjir pada saat musim penghujan, dan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi pada saat musim kemarau. 

"Saat ini bencana banjir terjadi karena musim penghujan, kedepan akan ada musim kemarau, sehingga berpotensi terjadinya karhutla. Hal itulah yang diantisipasi sejak dini," ujar Halikinnor, Selasa (13/2/2018). 

Ia mengingatkan kepada instansi terkait agar memperhatikan hal tersebut. Karena hampir setiap tahunnya dua bencana tersebut terjadi. Sehingga harus diantisipasi sejak dini agar bisa ditangulangi. 

Seperti kebakaran lahan misalnya, karena saat ini belum terjadi, maka gencarkanlah melakukan sosialisasi terhadap masyarakat agar tidak membuka lahan dnegan cara membakar. 

"Walaupun belum terjadi karhutla di Kotim ini, namun alangkah baiknya kita melakukan antisipasi. Agar kabut asap tidak terjadi lagi seperti beberapa tahun lalu," kata Halikinnor. 

--page

Dirinya juga menerangkan bahwa sebelumnya di Kotim masih ada 19 desa dari lima kecamatan yang mengalami kebanjiran. Saat ini tinggal satu desa yang belum juga surut. Sehingga bantuanpun segera dibagikan. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)