BORNEONEWS, Sampit - Anggota DPRD Kotawaringin Timur, William Novetra menginginkan agar desa di Kotim memiliki badan usaha milik desa (BUMDes). Sehingga menjadi sumber pendapatan untuk membiayai pembangunan desa.
William menyarankan, dana desa agar diarahkan untuk kegiatan ekonomi BUMDes. Apalagi, potensi pengembangan BUMDes di desa masih banyak yang bisa digarap.
"Yang bisa digarap BUMDes mulai dari sektor jasa, jual beli sembako, hingga simpan pinjam," kata William, Rabu (14/2/2018).
Dijelaskan William, dana desa jika dikelola dengan cermat dan maksimal untuk memodali usaha desa akan menjadi produktif. Dengan BUMDes desa juga bisa mendapatkan keuntungan, selain itu warga juga mendapatkan kemudahan.
"Jadi dana desa itu jangan hanya diandalkan untuk pembiayaan infrastruktur, karena infrastruktur kadang harus terkendala masalah kawasan. Daripada tidak terserap lebih baik arahkan untuk sektor produktif lainnya, seperti BUMDes," tukasnya.
William melihat bahwa saat ini stigma penggunaan dana desa masih berkutat hanya untuk membiayai infrastruktur. Ketika kegiatan itu tidak bisa dilaksanakan maka dana desa dipilih untuk diparkir saja. Padahal untuk membiayai BUMDes dinilai tepat. (NACO/B-11)








