BORNEONEWS, Sampit - Pembangunan rumah jabatan Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sudah mencapai 85%. Dan hingga saat ini masih dalam tahap pengerjaan dengan menggunakan sistem multiyears (tahun jamak).
"Setiap tahun dilelang, karena menggunakan dana tahun jamak," ujar Sekretaris Daerah Kotim, Halikinnor, Rabu (14/2/2018).
Untuk bangunan rujab tersebut sudah berdiri tegak. Hanya saja masih tahap finishing di bagian dalamnya. Sedangkan bagian luar sudah di lakukan pengecatan, namun belum detail.
"Selain itu, untuk halaman depan juga belum selesai, dan masih dalam tahap penataan," kata Halikinnor.
Rehabilitasi total rujab tersebut terus dikerjakan. Pekerja bangunannya pun dibagi nenjadi tiga shift. Sehingga dilakukan selama 24 jam penuh. Kecuali hari libur nasional.
--page
Untuk pengerjaan awal hingga saat ini dilihat sudah sesuai dengan apa yang diinginkan Bupati Kotim Supian Hadi.
Rehab rujab tersebut menggunakan anggaran dana sebesar Rp14 miliar. Dan saat ini pengerjaan tahun kedua.
"Untuk tahun pertama lalu nilai kontraknya sebesar Rp14 miliar," kata Halikinnor .
Pembangunan rujab sendiri kalau sudah selesai nantinya tidak hanya dinikmati bupati saja. Namun digunakan untuk menerima tamu penting kenegaran sekelas presiden maupun menteri. Karena kamar yang ada nantinya menggunakan fasilitas di atas hotel berbintang.
Nantinya rujab juga akan dibuka untuk masyarakat umum. Hal itu dilakukan agar warga daerah ini juga dapat menikmati rumah jabatan bupati tersebut. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)








