PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Masyarakat Kelurahan Danau Tundai, Kecamatan Sebangau, Kota Palangka Raya, harus berlayar setiap hari menggunakan kelotok kecil. 

Nelayan sungai memang menjadi mata pencaharian mereka utama mereka untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

"100% mata pencaharian (masyarakat Danau Tundai) nelayan. Kalau penghasilan tidak menentu," kata Lurah Danau Tundai, Fauzi Ahmad, Kamis (15/2/2018).

Untuk bisa mendapatkan ikan, warga rata-rata memasang jaring. Jaring itu diperiksa pada pagi, siang, dan sore hari. Ikan hasil tangkapan nelayan diambil langsung oleh pembeli.

"Hasil nelayan ada tengkulak dari pasar (Palangka Raya) yang datang mengambil. Pada pagi, siang, kemudian sore," tuturnya.

--page

Dari pantauan borneonews.co.id, warga Danau Tundai telah beraktivitas di sungai sejak pagi. Mereka menyusuri sungai menggunakan kelotok kecil. (BUDI YULIANTO)