BORNEONEWS, Sampit - Lahan yang terjadi di Jalan Pelita Barat, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang terbakar diduga terjadi akibat ulah kesengajaan oleh pemiliknya.
"Kalau dilihat sementara ini nampaknya sengaja dibakar, bukan terbakar," ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim Sutoyo, Sabtu (17/2/2018) malam.
Adanya dugaan dibakar karena lahan tersebut sudah ditebas oleh pemiliknya. Dan yang terbakar tersebut merupakan rumput yang sudah kering. Sehingga api dengan cepat menjalar hingga membakar lahan tersebut.
"Rumput sudah ditebas, namun tidak dibersihkan. Dan rumput tersebut kering hingga cepat terbakar," kata Sutoyo.
Dalam memadamkan api tersebut, petugas sedikit kualahan lantaran titik api berada di tengah-tengah semak belukar yang sulit dijangkau.
--page
Ditambah lagi, keringnya rerumputan membuat api cepat membesar dan meluas hingga lahan yang terbakar mencapai sekitar 1 hektar lebih.
Sementara, curah hujan di sampit dalam beberapa hari terakhir memang cenderung menurun.
Hal itu membuat api dengan mudah merambat ke rerumputan kering lainnya yang ada di sekitar titik api. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)








