SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) bertekad daerah berjuluk Bumi Habaring Hurung ini, bersih dari berbagai praktik prostitusi di 2019 mendatang. 

"Sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat. Pada 2019 mendatang, daerah kita ini sudah bebas dari prostitusi," kata Taufiq, Senin (19/2/2018).

Terkait itu, Taufiq meminta sejumlah instansi terkait agar terus bergerak. Yakni membuat tahapan kegiatan terkait program tersebut. Sehingga pada 2019 nanti apa yang ditargetkan bisa tercapai.

"Segera saja buat tahapan kegiatan untuk tujuan agar Kotim bebas prostitusi, sehingga terget akan tetap tercapai," kata Taufiq. 

Sementara, pemerintah Kotim sendiri saat ini sudah melakukan tindakan terhadap prostitusi. Tiga lokalisasi di Kotim sudah ditutup pada akhir 2017 lalu. Yakni Jalan Jenderal Sudirman Km 12, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. Lokalisasi di Desa Tangar, Kecamatan Mentaya Hulu. Serta lokalisasi di Desa Mekar Jaya dan Bukit Harapan, Kecamatan Parenggean. 

--page

Ratusan PSK yang berada di tiga lokalisasi tersebutpun langsung dipulangkan ke daerah asalnya, dengan diberikan pesangon uang yang mencapai Rp5,5 juta, untuk membuka pekerjaan bagi mereka. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)