PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Ombudsman Kalimantan Tengah, Thoeseng Asang mendesak agar pemilihan rektor Universitas Palangka Raya (UPR) segera digelar. 

Alasannya karena ia menyebut sudah banyak laporan yang diterima khususnya dalam hal pelayanan di kampus tersebut.

"Ombudsman Kalteng mengharapkan Plt rektor segera melaksanakan pemilihan rektor yang baru di UPR," kata Thoeseng Asang, Selasa (20/2/2018).

Ia menuturkan, hal ini disampaikan untuk menghindari adanya mall administrasi berkepanjangan.

Sebab, lanjut dia, ada banyak laporan yang diterima baik melalui telepon maupun SMS.

--page

"Ini agar pelayanan publik di rektorat berjalan dengan baik apalagi sekarang ini menjelang registrasi dan wisuda mahasiswa. Kalau rektor definitif tidak ada, maka itu akan jadi masalah," katanya.

"Kita tahu UPR memiliki SOP sendiri dalam pelayanan publik. Kalau rektor baru tidak segera dipilih, pelaksanaan atau proyek apapun juga terhambat. Karena Plt rektor tidak boleh menandatangani kebijakan yang berhubungan dengan keuangan atau semacamnya," lanjut dia.

"Oleh sebab itu, kami berharap Plt rektor segera mempersiapkan untuk pemilihan rektor. Rektor baru terpilih maka pelayanan akan berjalan baik," pungkasnya. (BUDI YULIANTO/B-5)