BORNEONEWS, Muara Teweh – Seorang siswi yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP) menjadi korban percobaan pemerkosaan ddan penganiayaan oleh mantan pacarnya.
Korban berusia 15 tahun melarikan diri dengan melompat dari jendela rumah yang menjadi lokasi untuk perbuatan pemerkosaan dan penganiayaan sang mantan bersama teman-temannya yang sudah menunggu di lokasi tersebut.
Berdasarkan informasi yang didapat dari korban, bahwa jalannya kejadian tersebut bermula dari korban yang diajak oleh mantan pacarnya dengan menggunakan sepeda motor untuk diajak ke tempat nenek pelaku.
Namun saat di rumah nenek pelaku, sudah ada tiga orang laki-laki yang merupakan teman dari pelaku.
Setelah itu, korban langsung ditampar sebanyak tiga kali dan diancam akan digilir dan disetubuhi oleh pelaku dan teman-temannya .
--page
Korban yang berontak mencoba melarikan diri dari aksi pelaku dengan melompat keluar rumah dengan melewati dan maleporkannya kepada pihak Polsek Teweh Tengah.
Kapolsek Teweh Tengah AKP Nandi Indra Nugraha menuturkan bahwa memang ada pelapor yang melaporkan kejadian tersebut kepada anggota dan saat ini masih dalam penyelidikan kepolisian serta pencarian terhadap pelaku. (RAMADHANI/B-6)








