PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) berharap agar pemerintah pusat segera menerjunkan helikopter untuk melakukan water bombing (pengeboman air dari udara).

Hal itu disampaikan Kepala BPBD Kobar Hermon F Lion saat rapat darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Aula Kantor Pemkab Kobar, Selasa (20/2/2018).

"Karena saat ini luas kebakaran lahan di Jalan Kotawaringin Lama mencapai 130 hektare," kata Hermon.

Menurut Hermon, water bombing ini bisa memotong jalur api. Sehingga petugas di lapangan lebih mudah memadamkan kebakaran tersebut. Selain water bombing, Hermon juga mengusulkan agar segera dilakukan penggalian tanah menggunakan alat berat untuk mencega api menjalar lebih luas.

"Saya berharap semua unsur yang terlibat baik itu dari masyarakat, maupun dari perusahaan. Karena dampak kebakaran ini memiliki efek buruk bagi masyarakat yang melintas seperti jarak pandang yang semakin menurun dan gangguang pernapasan yang disebabkan oleh asap," kata Hermon.

--page

Ia menegaskan apabila pemadaman dilakukan bersama-sama mulai dari masyarakat, TNI, Polri, Damkar, Pemkab dan relawan lainnya. Api dapat dengan mudah dapat dipadamkan. :

"Kami berharap agar perusahaan bisa membantu agar api bisa dipadamkan dengan cepat. Karena pemerintah sendiri juga ada keterbatasan," pungkas dia. (HARDI/B-8)