KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan - Gara-gara air Sungai Katingan terutama di Kasongan dan sekitarnya sejak lebih sepekan ini surut menyebabkan sejumlah pemilih keramba ikan di wilayah ini was-was ikan bakal mati.

Pasalnya, sungai yang surut ini diiringi dengan kualitas air yang buruk.

Menurut petani keramba ikan di Kasongan, biasanya saat air sungai mulai surut maka tidak jarang ikan keramba milik warga di DAS Katingan ini yang mati.

"Sebab kalau kondisi sungai surut biasanya kualitas airnya tidak baik karena keruh, sehingga menyebabkan ikan keramba kita banyak mati, seperti yang sudah terjadi sejak seminggu terakhir ini," sebut Amat salah seorang pemilik keramba ikan di Kasongan, Selasa (20/2/2018).

Ia memiliki empat keramba ikan yang semuanya diisi ikan jenis nila.

Pasalnya ikan nila diyakini tahan dengan kondisi air sungai yang keruh jika dibanding patin dan emas.

--page

"Tapi tetap saja banyak yang mati," sebut Amat.

Menurutnya, jika kondisi air sungai akan terus menyurut, maka ia khawatir ikan yang mati akan bertambah banyak.

"Sebenarnya kalau memang sudah waktunya panen akan kita red semuanya, tapi baru umur empat bulan, tanggung kurang dua bulan lagi.

Tapi kalau beberapa hari kedepan konsidi air terus menyurut maka terpaksa akan kita panen daripada banyak mati," imbuhnya. (ABDUL GOFUR/B-5)