SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur, Muhammad Shaleh menyebutkan kebutuhan dari sisi penerbangan di daerahnya sangat tinggi. Karena itu ia berharap jumlah maskapai perlu ditingkatkan.

"Kami akui penambahan maskapai bukan perkara mudah dilakukan oleh pemkab. Karena jika tidak ditambah, ini masih belum sesuai harapan masyarakat," kata Shaleh, Rabu (21/2/2018).

Shaleh terus mendorong dan mendukung upaya Pemkab Kotim untuk mengundang maskapai baru menerbangi Bandara H Asan Sampit dengan berbagai rute.

Shaleh menilai dengan kondisi maskapai yang ada saat ini belum menjawab kebutuhan transportasi udara yang diimpikan warga. Namun dia yakin dan percaya kedepannya  maskapai lainya akan melirik Kotim menjadi daerah rute baru.

Menurut politisi PAN ini, di dunia bisnis angkutan udara itu jika melihat dari potensi pengguna jasa tersebut terus dilirik. Makanya mereka mendorong agar perbaikan sarana dan prasana di bandara tersebut dilakukan terus menerus. 

--page

"Terkait anggaran bisa saja dibantu melalui anggaran daerah dan lobi ke pemerintah pusat. Intinya agar bandara ini harus ditingkatkan, karena tren kebutuhan untuk jasa penerbangan cenderung meningkat. Salah satu tugas pemerintah menfasilitasi maskapai lain untuk menerbangi Sampit," tegasnya. 

Menurutnya kalau ada maskapai baru akan terjadi persaingan sehat, baik dari harga tiket maupun layanan. Saat ini sudah ada dua maskapai,  namun tidak menutup kemungkinan sikap monopoli terjadi. (NACO/B-6)