BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pasar Tanjung Puting yang berada di Kecamatan Kumai sepi dari pedagang maupun pembeli. Padahal lokasi pasar berdekatan dengan dermaga kapal yang menuju objek wisata Taman Nasional Tanjung Puting.
Pasar Tanjung Puting yang sepi aktivitas itu disayangkan oleh Ketua DPRD Kotawaringin Barat Triyanto.
"Ini karena lemahnya koordinasi lintas sektoral. Seharusnya ada kerja sama dengan beberapa lintas sektor yang berkaitan dengan tempat wisata tersebut dan pasar," kata Ketua DPRD Kotawaringin Barat Triyanto, Kamis (22/2/2018).
Pasar tersebut dibangun oleh pemerintah pusat dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK). "Ada beberapa cara agar pasar tersebut ramai pembeli. Salah satunya dengan mengarahkan wisatawan mancanegara dan lokal sebelum atau sesudah mengunjungi Tanjung Puting mereka singgahkan dulu ke pasar Tanjung Puting untuk belanja," ucapnya.
Ia menambahkan, semestinya Pasar Tanjung Puting menjadi pasar cendera mata, kuliner dan lainnya. Inilah pentingnya koordinasi lintas sektoral Dinas Pasar, Dinas Pariwisata dan pelaku usaha wisata. (HARDI SARJITO/B-2)








