BUNTOK –

BORNEONEWS, Buntok – Masyarakat Kabupaten Barito Selatan mengapresiasi program jaminan kesehatan semesta atau universal health coverage (UHC).

Salah satu warga Desa Bundar, Sadul mengucapkan terimakasih atas program UHC ini.

Pasalnya warga kurang mampu yang belum memiliki BPJS Kesehatan ini bisa berobat ke RSUD Jaraga Sasameh Buntok hanya bermodal KTP akan dilayani.

“Saya saat dirujuk ke RS Jaraga sasameh tidak memiliki BPJS, begitu berobat diminta KTP saja dan dirawat gratis di rumah sakit,” kata Sadul kepada Borneonews.co.id, Kamis (22/2/2018).

Dia tidak tahu program apa yang jelas setelah memberikan KTP dikasih tahu akan dimasukan ke BPJS kelas III. Ini sesuata hal, yang sangat membantu warga kurang mampu di Barito Selatan.

--page

Untuk itu sekali lagi pihaknya dan kelurag mengucapkan terimakasih kepada pemerintah daerah.

Sementara itu, Bupati Barsel, Eddy Raya Samsuri mengatakan  UHC merupakan program JKN-KIS. Pemkab telah bekerjsama dengan BPJS Kesehatan Cabang Muara Teweh.

Secara masyarakat Barito Selatan telah didaftar kedalam program JKN-KIS sebanyak 139.604 jiwa. Program ini pembiayaannya bersumber dari APBD dimulai per 1 Februari 2018. 

“UHC JKN-KIS salah satu program strategis untuk pelayanan kesehatan kepada warga yang kurang mampu. Sehingga kualitas kesehatan masyarakat semakin meningkat,” ucapnya.  (URIUTU DJAPER/B-6)