PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran merasa perlu mengingatkan perusahaan terutama skala besar, agar memiliki perhatian dan memiliki rasa ikut membangun karena sejumlah hal.

Antara lain karena infrastruktur pemerintah daerah belum dalam kondisi memadai akibat minimnya modal membangun. Selain infrastruktur, juga keterbatasan dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan perekonomian masyarakat.

“Ambil contoh masalah infrastruktur jalan. Hitung-hitungan dari dinas yang memberi laporan saya, hingga 2021 itu perlu anggaran Rp 4 triliun/tahun kalau mau kondisi jalan tertangani dengan baik, kalau mau lingkar selatan bagus, lingkar tengah selesai,” kata Gubernur Sugianto, Kamis (22/2/2018).

Hal ini karena lusan Kalteng sangatlah luas sehingga panjang jalan yang harus dicover juga banyak. Tercatat panjang jalan nasional di Kalteng mencapai 2.002 Km dan panjang jalan Provinsi lebih dari 1.100 Km.

“Sisi lain untuk pengembangan kota misalnya, lihat saja Bundaran Besar dari tahun ke tahun begitu-begitu saja, maka harus ada upaya untuk merombaknya. Saya juga perlu biaya untuk mengembangkan Taman nasional Sebangau (TNS) sebagai ekowisata, Flamboyan Bawah, dan sebagainya yang butuh biaya besar. CSR perusahaan-lah yang diharapkan membantu,” tukasnya.  (ROZIQIN)